Postingan

Pidato Perpisahan Kelas 6 SDIT Mathla'ul Falah

Bismillahirrahmanirrahim Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh      Bapak dan Ibu guru yang saya hormati,      Para hadirin yang saya hormati,      Teman-teman yang saya kasihi..      Sebagaimana janji saya tahun kemarin bahwa saya akan kembali berdiri di sini untuk berbicara di hadapan ibu, bapak dan para hadirin semuanya.      Kali ini bukan untuk melafaz makna nama sebagaimana janji saya dulu, namun untuk berpamitan kepada semuanya, bahwa saya, fidal lazuardi akan pamit undur diri dari SDIT tempat dimana 6 tahun ini saya berpijak menempa diri dengan ilmu dan pembiasaan yang baik, bersama kawan dan adik-adik yang dibimbing oleh ibu dan bapak guru serta diiringi doa ayah dan ibu.      Hidup mengajarkan pada kita arti bertemu dimana gelak tawa tercipta, lalu kemudian berpisah yang ternyata diiringi air mata kesedihan. Namun sayap-sayap kita haruslah mengepak semakin tinggi,agar kelak kita bis...

Memulai Lagi

Serasa sudah sangat jauh, terlalu jauh malah.. lalu bertanya pada diri, "hey, kemana saja selama ini?", "ngapain saja?" Pernah kedistract games. Di usia ini main games? Iya, awalnya mencari penghiburan sat sakit atau kala mood sedang turun atau saat lelah. Namun malah keterusan. Gamesnya sederhana, cuma nyusun makanan sesuai ...hmm saya lupa lagi gamesnya seperti apa, hanya ingat bahwa games itu berisi makanan trus di susun dan..oh oke, saya lupa, padahal baru di hapus sekian hari yang lalu. Gamesnya memang sederhana dan tidak neko-neko alias ribet, tapi saat mengevaluasi diri kok terasa menghabiskan waktu. Bahkan meski mainnya cuma 10 menit pun terasa waktunya kok jadi terbuang, 10 menit waktu yang bisa digunakan untuk baca buku atau nulis atau melakukan hal lain semisal belajar membuat sesuatu, ini malah digunakan untuk sesuatu yang setelah diingat-ingat, "faedahnya apa?" Tidak ada sama sekali.  Jadi rileks? Tidak Menambah pengetahuan? Tidak Iya sih ada ...

Surah Ali Imran :130

Saya berada di ayat 130 surat Ali Imran yang artinya, "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan." (Terjemah surat Ali Imran ayat 130). Bab Riba akhir-akhir ini kembali ramai di bahas, ramai pula orang yang berusaha kembali pada syariat Allah yang mengharamkan riba dan ramai juga yang mulai merasa terbiasa dengan riba hingga akhirnya tak lagi merasa itu perbuatan dosa.  Apa kabar diriku?  Sebelum bertanya pada diri ada baiknya memberi keyakinan pada diri sendiri tentang haramnya riba agar jangan sampai terjerumus disana lalu menganggap, "ah da lamun teu kieu mah moal sukses." Yang akhirnya melupakan karunia Allah yang tidak terbatas.  Duhai diriku..  Imam adz-Dzahabi dalam kitab Al-Kabaair menempatkan perbuatan memakan harta riba sebagai dosa terbesar ke-12 menurut ajaran Islam. Hey, ada di urutan ke -12 bukan berarti dosa riba menjadi seolah . Riba itu salah s...

Pengantar

 Banyak hal ingin dilakukan, banyak kata ingin dituliskan, namun terkadan excuse mengalahkan ingin yang sekedar ingin itu. Kalaulah ingin yang ada itu sebuah tekad maka tak kan pernah ada excuse yang menjadi penghalang, menghalangi semua yang dirasa harus dilakukan. Hari ini, disini saya ingin menuliskan semua progress yang kemudian saya azzamkan untuk dilakukan. Mumpung masih ada kesempatan karena kita tidak pernah tahu sampai kapan kita diberi kesempatan bernafas dan beramal, sampai kapan kita memiliki kesempatan untuk tetap bisa menuliskan jejaknya (sekaligus kata hati). Setelah anak-anak beranjak besar, biidznillah Allah berikan kesempatan untuk memiliki waktu luang yang banyak. Sering degdeg an khawatir waktu luangnya hanya dihabiskan untuk hal-hal yang tidak atau kurang bermanfaat, catatan ini sekaligus menjadi bahan evaluasi tentang waktu luang , "dimanfaatkan dalam hal apa dan untuk apa?" Catatan ini juga untuk anak-anak kelak, kabar untuk mereka tentang bagaimana Ibu...